pengaruh penambahan abu arang kayu karet sebagai bahan tambah pada semen terhadap kuat tekan mortar
Abstract
ABSTRAK
Mortar merupakan salah satu material dari bahan bangunan yang memiliki peran penting dalam bidang konstruksi. Fungsi mortar adalah sebagai matrik pengikat bagian penyusun suatu konstruksi baik yang bersifat struktural maupun non struktural. Penggunaan mortar untuk konstruksi yang bersifat struktural misalnya digunakan pada pasangan batu belah dalam struktur pondasi dan tanggul penahan, sedangkan yang bersifat non struktural yaitu misalnya dalam pasangan batu bata untuk dinding pengisi. Variasi campuran Abu Arang Kayu yang digunakan penelitian ini sebesar 5%, 10% dan 15%. Penelitian ini menggunakan metode Standar Nasional Indonesia (SNI 03-2843-2000), Uji kuat tekan dilakukan pada umur beton 7, 14, 21 dan 28 hari untuk mutu beton K100, dari hasil penelitian untuk kuat tekan beton normal pada sampel 1 memiliki nilai sebesar 110 kg/cm2 dan untuk sampel 2 didapatkan nilai sebesar 110 kg/cm2, untuk umur 28 hari. Untuk kuat tekan beton variasi 5% pada sampel 1 memiliki nilai sebesar 106 kg/cm2 dan untuk sampel 2 didapatkan nilai sebesar 110 kg/cm2, untuk umur 28 hari. Untuk kuat tekan beton variasi 10% pada sampel 1 memiliki nilai sebesar 106 kg/cm2 dan untuk sampel 2 didapatkan nilai sebesar 110 kg/cm2, untuk umur 28 hari. Untuk kuat tekan beton variasi 15% pada sampel 1 memiliki nilai sebesar 114 kg/cm2 dan untuk sampel 2 didapatkan nilai sebesar 106 kg/cm2, untuk umur 28 hari. Maka dari nilai hasil uji tekan beton mortar dengan mutu K100 sudah memenuhi syarat kuat tekan.
Kata Kunci: Abu Arang Kayu, Beton Mortar, Kuat Tekan, Batu Bata, Mutu Beton K100
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vikri Febriyansah, Addy Sumarsono; Okma Yendri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








