PERENCANAAN PENINGKATAN JALAN PADA RUAS JALAN LUBUKLINGGAU-SEKAYU (STA 0+000 s/d STA 5+000) KECAMATAN MUARA BELITI KABUPATEN MUSI RAWAS

Authors

  • Addy Sumarsono Universitas Musi Rawas

Keywords:

Kerusakan Jalan, Peningkatan Jalan, Bina Marga 2013, Overlay, Perencanaan Drainase

Abstract

Ruas Jalan Lubuklinggau-Sekayu merupakan Jalan Nasional dengan panjang ± 191 km, secara umum dapat dikatakan sebagian besar jalan dalam kondisi tidak mulus. Pada permukaan Jalan Lubuklinggau-Sekayu tepatnya di (stasiun 0+000 s/d stasiun 5+000) Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas banyak sekali dijumpai kerusakan di beberapa titik, jalan tersebut mengalami kerusakan seperti berlubang, rusak tepi, rusak tambalan, retak dan amblas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan serius pada jalan adalah dengan melakukan peningkatan jalan.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan serius pada jalan adalah dengan melakukan peningkatan jalan. Peningkatan  jalan bisa berupa overlay dan perencanaan drainase. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi pada struktur perkerasan dengan metode SDI serta jenis pemeliharaan jalannya, menghitung perencanaan Overlay dan menghitung perencanaan dimensi drainase pada jalan Lubuklinggau-Sekayu stasiun 0+000 s/d stasiun 5+000 Kecamatan Muara  Beliti Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan untuk perhitungan adalah Metode SDI, Metode Bina Marga Tahun 2013 dan SNI 03-3424-1994. Metode ini digunakan untuk menilai kondisi perkerasan, perencanaan overlay dan perencanaan drainase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan SDI didapatkan  nilai rata-rata yaitu sebesar 105 dengan kondisi perkerasan rusak ringan dengan program penanganan yang dilakukan adalah pemeliharaan berkala, perencanaan overlay sebesar 7 cm dan dimensi drainase untuk peningkatan jalan yaitu d = 0,46 m, b = 0,90 m, w = 0,48 m dengan kemiringan 0,6 %.

Ruas Jalan Lubuklinggau-Sekayu merupakan Jalan Nasional dengan panjang ± 191 km, secara umum dapat dikatakan sebagian besar jalan dalam kondisi tidak mulus. Pada permukaan Jalan Lubuklinggau-Sekayu tepatnya di (stasiun 0+000 s/d stasiun 5+000) Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas banyak sekali dijumpai kerusakan di beberapa titik, jalan tersebut mengalami kerusakan seperti berlubang, rusak tepi, rusak tambalan, retak dan amblas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan serius pada jalan adalah dengan melakukan peningkatan jalan.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan serius pada jalan adalah dengan melakukan peningkatan jalan. Peningkatan  jalan bisa berupa overlay dan perencanaan drainase. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi pada struktur perkerasan dengan metode SDI serta jenis pemeliharaan jalannya, menghitung perencanaan Overlay dan menghitung perencanaan dimensi drainase pada jalan Lubuklinggau-Sekayu stasiun 0+000 s/d stasiun 5+000 Kecamatan Muara  Beliti Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan untuk perhitungan adalah Metode SDI, Metode Bina Marga Tahun 2013 dan SNI 03-3424-1994. Metode ini digunakan untuk menilai kondisi perkerasan, perencanaan overlay dan perencanaan drainase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan SDI didapatkan  nilai rata-rata yaitu sebesar 105 dengan kondisi perkerasan rusak ringan dengan program penanganan yang dilakukan adalah pemeliharaan berkala, perencanaan overlay sebesar 7 cm dan dimensi drainase untuk peningkatan jalan yaitu d = 0,46 m, b = 0,90 m, w = 0,48 m dengan kemiringan 0,6 %.

 

Additional Files

Published

2026-08-19

How to Cite

Addy Sumarsono. (2026). PERENCANAAN PENINGKATAN JALAN PADA RUAS JALAN LUBUKLINGGAU-SEKAYU (STA 0+000 s/d STA 5+000) KECAMATAN MUARA BELITI KABUPATEN MUSI RAWAS. Jurnal Sipil Dan Perencanaan, 4(1), 205–210. Retrieved from http://ejurnal.unmura.org/index.php/jsp/article/view/508

Issue

Section

##section.default.title##

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>