RESPON TANAMAN JAGUNG (Zea mays L) PADA APLIKASI PUPUK HAYATI DAN JARAK TANAM
DOI:
https://doi.org/10.58328/jas.v14i2.354Keywords:
Pupuk Hayati, Jagung, Jarak Tanam.Abstract
Jagung merupakan tanaman pangan terpenting kedua setelah padi untuk pangan maupun pakan, pertumbuhan tanaman jagung membutuhkan ketersedian unsur hara dan pengaturan jarak tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman jagung pipil (Zea mays L.) terhadap aplikasi pupuk hayati dan pengaturan jarak tanam. Penelitian dilaksanakan di Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan pada Januari–April 2025. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor: dosis pupuk hayati (0, 100, dan 200 kg/ha) dan jarak tanam (75×20 cm, 75×30 cm, dan 75×40 cm), dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk hayati 200 kg/ha dan jarak tanam 75×40 cm memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol, berat jagung berkelobot dan tanpa kelobot, serta produksi jagung pipilan per petak. Interaksi antara pupuk hayati dan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman. Kombinasi perlakuan terbaik adalah dosis pupuk hayati 200 kg/ha dan jarak tanam 75×40 cm.


_1.png)






