PENGARUH DOSIS PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI CAISIM (BRASSICA JUNCEA L.) PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING
Keywords:
Pupuk Organik, Sawi, PMKAbstract
Sawi Caisim (Brassica juncea L.) adalah salah satu jenis sayuran yang banyak digemari masyarakat. Sawi caisim termasuk tanaman hortikultura yang tergolong jenis olerikultura atau sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi caisim. Penelitian ini telah di laksanakan di Desa Batu Bandung Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut Kabupaten Musi Rawas dengan ketinggian tempat 74 mdpl. Waktu penelitian ini pada bulan Desember 2023 sampai April 2024. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara non faktorial, terdiri dari Tanpa perlakuan pupuk kotoran ayam (A0), dosis 5 ton/ha atau setara dengan 12,5 g/polybag (A1), dosis 10 ton/ha atau setara dengan 25 g/polybag (A2), dosis 15 ton/ha atau setara dengan 37,5 g/polybag (A3), dosis 20 ton/ha atau setara dengan 50 g/polybag (A4), dan dosis 25 ton/ha atau setara dengan 62,5 g/polybag (A5). Parameter pengamatan jumlah daun (helai), lebar daun (cm), bobot tanaman yang dapat dikonsumsi (g), bobot total tanaman (g), berat akar (g), indeks panen. Hasil analisi keragaman pengaruh pemberian pupuk kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi caisim (Brassica Juncea L.) pada tanah podsolik merah kuning berpengaruh sangat nyata terhadap peubah jumlah daun, lebar daun, bobot tanaman yang dapat dikonsumsi, bobot total tanaman, berat akar, dan indeks panen. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kotoran ayam dengan dosis 25 ton/ha atau setara dengan 62,5 g/polybag (A5) menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman sawi caisim pada tanah podsolik merah kuning yang terbaik.


_1.png)






