APLIKASI KONSENTRASI POC DAUN KELOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.)

Authors

  • Yogi Hikma Universitas Musi Rawas
  • John Bimasri Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana Universitas Musi Rawas
  • Nelly Murniati Program Studi Agroteknologi ,Fakultas Pertanian,Universitas Musi Rawas

DOI:

https://doi.org/10.58328/jas.v14i2.332

Keywords:

Cabai Rawit, POC, Daun Kelor, Varietas

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh POC daun kelor terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian ini telah dilaksanakan di Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, Kota Lubuklinggau dengan ketinggian tempat 120 mdpl pada bulan Oktober sampai Januari 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial, terdiri dari 2 faktor perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan yang akan dicobakan adalah sebagai berikut: K1= 0 ml/l, K2= 115 ml/l, A3= 230 ml/l, A4 = 345 ml/l. Faktor II Varietas cabai rawit (V) terdiri atas 2 level yaitu: V1=Varietas Dewata, V2=Varietas Or Trisulah Hijau. Parameter yang diamati terdiri dari tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, jumlah buah, berat buah per tanaman, berat buah per buah dan panjang buah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perlakuan kompos Azolla (A) berpengaruh tidak nyata terhadap berat buah per buah, sedangkan perlakuan varietas (V) berpengaruh sangat nyata terhadap umur berbunga dan panjang buah, berpengaruh nyata terhadap berat buah per tanaman dan berat buah per buah, serta berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah buah. Sedangkan interaksi berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan.

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Hikma, Y., John Bimasri, & Nelly Murniati. (2025). APLIKASI KONSENTRASI POC DAUN KELOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.). Jurnal Agro Silampari, 14(2), 61–71. https://doi.org/10.58328/jas.v14i2.332