PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOTORAN KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA) DALAM POLYBAG
Abstract
Jagung manis (Zea mays saccharata) merupakan sayuran buah dan tergolong kedalam famili peoacea, tanaman jagung termasuk kedalam tanaman semusim atau disebut juga tanaman berumur pendek yang artinya hanya satu kali berproduksi dan langsung mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis terhadap pemberian pupuk kotoran kambing dan pupuk NPK dalam polybag. Penelitian ini telah di dilaksanakan dilaksanakan di Desa Kalibening, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Dengan ketinggian tempat 71,80 mdpl waktu penelitian pada bulan Januari sampai Maret 2024. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial, terdiri dari dua perlakuan dan tiga kali ulangan. Faktor pertama perlakuan Pupuk kotoran Kambing (P) yaitu P1 : 10 ton/ha setara dengan 50 gram/polybag, P2 : 20 ton/ha setara dengan 100 gram/polybag, P3 : 30 ton/ha setara dengan 150 gram/polybag. Faktor kedua perlakuan Pupuk NPK (N) yaitu N1 : 100 kg/ha setara dengan 0,5 gram/polybag, N2 : 200 kg/ha setara dengan 1 gram/polybag, dan N3 : 300 kg/ha setara dengan 1,5 gram/polybag. Parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman (cm), diameter batang (cm), panjang tongkol (cm), berat pertongkol berkelobot (gr), diameter tongkol (cm), berat pertongkol tanpa kelobot(gr), dan kadar gula (ºbrix). Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kotoran kambing dan pupuk NPK, serta interaksi perlakuan pada tanaman jagung manis berpengaruh tidak nyata pada semua peubah yang diamati


_1.png)






