analisis struktur perkerasan jalan berdasarkan beban lalu lintas harian rata-rata (lhr) menggunakan metode manual desain perkerasan jalan (mdpj) 2017 (studi kasus : pembangunan jalan raja biku kota lubuklinggau)
Keywords:
perkerasan komposit, LHR, CBR, MDPJ 2017, CESA, HVAGAbstract
Jalan Raja Biku di Kota Lubuklinggau merupakan jalan yang berstatus sebagai jalan kota yang direncanakan menjadi bagian jalur lingkar barat kota lubuklinggau dengan fungsi melayani pergerakan kendaraan angkut barang dan angkutan penumpang pada rute perjalanan dari kota lubuklinggau ke provinsi bengkulu. Tingginya volume kendaraan ringan hingga berat yang melintasi ruas ini menuntut adanya struktur perkerasan jalan yang tangguh dan memiliki umur layan yang panjang, salah satunya melalui penerapan perkerasan campuran (composite pavement). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merencanakan ketebalan struktur perkerasan komposit berdasarkan pedoman Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) 2017. Pengumpulan data primer dilakukan melalui survei volume Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) dan pengujian daya dukung tanah dasar (CBR) di lapangan. Hasil pengolahan data persentil ke-10 menunjukkan nilai CBR desain sebesar 6,1%, yang mengklasifikasikan tanah dasar ke dalam kategori SG6 sehingga tidak memerlukan lapis penopang (perbaikan tanah). Berdasarkan penetapan umur rencana 20 tahun dan faktor pertumbuhan lalu lintas sebesar 4,3%, diperoleh beban rencana kumulatif untuk perkerasan lentur (CESA) sebesar 13.551.690 ESA dan perkerasan kaku (HVAG) sebesar 2.220.747,6. Hasil desain ketebalan struktur perkerasan komposit merekomendasikan susunan lapisan dari atas ke bawah meliputi: Lapis Permukaan Aus (AC-WC) setebal 40 mm, Lapis Permukaan Antara (AC-BC) 60 mm, Pelat Beton Semen (Rigid Pavement) sebagai fondasi utama setebal 265 mm, dan Lapis Fondasi Bawah Agregat Kelas A setebal 150 mm. Pada struktur pelat beton, digunakan sambungan melintang (dowel) baja polos berdiameter 38 mm dengan jarak 30 cm, dan sambungan memanjang (tie bar) baja ulir berdiameter 20 mm dengan jarak 60 cm. Untuk menjamin keawetan perkerasan komposit ini di lapangan
Kata Kunci: Perkerasan Komposit, LHR, CBR, MDPJ 2017, CESA, HVAG
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 roihan ivani; Eta Meiliana, Santi Sani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








