EFEK SUPLEMENTASI SELENIUM (Se) DAN ZINK (Zn) TERHADAP FISIOLOGI DAN PRODUKSI SUSU PADA SAPI PERAH : REVIEW

Authors

  • Naila Sholihatun Nisa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Muhammad Izharudin Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Firmansyah Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Kevin Arrasyid Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Muhammad Rayhan F Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ainun Nafisah Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ulfa Nurrofingah Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.58328/jps.v4i2.465

Keywords:

Mineral, Sapi Perah, Selenium, Susu, Zink

Abstract

Susu merupakan bahan pangan hewani yang memiliki kandungan gizi lengkap dan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi manusia. Sapi perah menjadi sumber utama penghasil susu, di mana produktivitas dan kualitas susu sangat dipengaruhi oleh faktor genetik, manajemen pemeliharaan, serta status nutrisi, khususnya ketersediaan mineral esensial. Selenium (Se) dan zinc (Zn) merupakan mineral mikro penting yang berfungsi sebagai komponen utama enzim antioksidan, menjaga keseimbangan redoks tubuh, dan memperkuat sistem imun. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efek suplementasi Se dan Zn terhadap fisiologi dan produksi susu pada sapi perah. Kajian dilakukan melalui pendekatan studi pustaka menggunakan 20 artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan antara tahun 2016–2025. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa suplementasi Se dan Zn, baik dalam bentuk organik maupun anorganik, tidak secara signifikan meningkatkan volume produksi susu karena tidak memengaruhi konsumsi bahan kering (DMI). Namun, kedua mineral ini berperan penting dalam menjaga kesehatan ambing, meningkatkan kapasitas antioksidan, serta memperbaiki komposisi susu. Se sebagai komponen enzim glutathione peroxidase (GSH-Px) mampu menurunkan jumlah sel somatik (SCC) dan stres oksidatif, sedangkan Zn berperan dalam sintesis protein, pembentukan keratin, dan menjaga integritas jaringan ambing. Kombinasi Se dan Zn menunjukkan efek sinergis dalam memperkuat sistem imun dan menekan inflamasi selama laktasi. Kekurangan kedua mineral ini dapat menyebabkan stres oksidatif, penurunan imunitas, serta gangguan metabolik. Dengan demikian, suplementasi Se dan Zn secara teratur menjadi strategi nutrisi penting untuk mempertahankan kesehatan ambing dan kualitas susu pada sapi perah.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Naila Sholihatun Nisa, Muhammad Izharudin, Firmansyah, Kevin Arrasyid, Muhammad Rayhan F, Ainun Nafisah, & Ulfa Nurrofingah. (2025). EFEK SUPLEMENTASI SELENIUM (Se) DAN ZINK (Zn) TERHADAP FISIOLOGI DAN PRODUKSI SUSU PADA SAPI PERAH : REVIEW. JURNAL PETERNAKAN SILAMPARI (JPS) ISSN: 2089-4791, 4(2), 64–75. https://doi.org/10.58328/jps.v4i2.465